Ribuan Guru Di Banyuasin Mulai Pemberkasan Sertifikasi
BANYUASIN , KBRS – Selama dua hari, Senin dan Selasa
kemarin, ribuan guru sertifikasi baik guru Sekolah Dasar (SD), guru
Sekolah Menengah Pertama (SMP) mendatangi Dinas Pendidikan, Pemuda,
Olaraga dan Pariwisata (Disdikporapar) Banyuasin.
Kehadiran para guru bukannnya untuk melakukan aksi damai,
melainkan untuk mengusulkan pemberkasan sertifikasi di Bidang Pendidik
dan Tenaga Kependidikan di Disdikporapar Banyuasin selama dua hari
Kadisdikporapar Kabupaten Banyuasin Dr. Sofran Nurozi. MSi
melalui Kabid Pembinaan Ketenagaan Zulkarnain SH MSi mengatakan,
pemberkasan dilakukan oleh semua guru sertifikasi bagi guru swasta
maupun pegawai negeri.
“Disdikporapar Banyuasin memberikan tenggang waktu selama
dua hari untuk pemberkasan bagi guru sertifikasi. Pemberkasan tersebut
merupakan dasar pemerintah untuk membeyarkan tunjangan sertifikasi,”
ujarnya..
Menurut dia, hingga Desember 2016 lalu, jumlah guru
sertifikasi di Kabupaten Banyuasin sebanyak 3.061 orang khusus guru SD
dan SMP, sedangkan untuk guru SMA dan SMK tidak melakukan pemberkasan di
Disdikporapar Banyuasin.
“Kalau tahun lalu guru sertifikasi SMA/SMK masih melakukan
pemberkasan di Didikporapar Banyuasin, namun jumlah guru sertifikasi
SMA/SMK tidak terlalu banyak seperti guru SD dan SMP, " jelasnya.
Jumlah guru sertifikasi di Kabupaten Banyuasin bisa
bergeser, karena dalam tahun 2017 sekitar 64 guru yang mengalami
pensiun. Sebab pensiun berdasarkan usia, karena pensiun guru usia 60
tahun.
Dia meminta kepada semua guru agar melakukan pemberkasan
sesuai dengan syarat yang sudah ada, apalagi beberapa bulan terkakhir
Disdikporapar Banyuasin baru berubah nomenklatur. “Jangan sampai salah
dalam pembuatan ko[p suratnya,” saran dia. (Adam Malik).

