News BreakingNews
Live
wb_sunny

Breaking News

Antisipasi Karhutlah, Tim Polda Sumsel dan Polres Banyuasin Bangun Sekat Kanal

Antisipasi Karhutlah, Tim Polda Sumsel dan Polres Banyuasin Bangun Sekat Kanal

BANYUASIN, KBRS - Berbagai upaya yang dilakukan tim dari Polda Sumsel dan Polisi Resor (Polres) Banyuasin dalam mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Salah satunya upaya tersebut yaitu dengan membangun sekat kanal di setiap daerah yang ada di wilayah Banyuasin, yang di anggap rawan sering terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Seperti saat ini tim dari Polda Sumsel bersama Polsek Muara Telang, Polres Banyuasin melaksanakan pembuatan sekat kanal yang berada di RT. 04 RW. 01 Desa Panca Mukti Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyuasin, Rabu (16/8) pukul 10.30 WIB.

Pembutan sekat kanal itu di bantu personil masing -masing dari Direktorat Sabhara Polda Sumsel  berjumlah 8 ( delapan ) personil yang dipimpin Kompol M. Fauzi. Sedangkan dari polres Banyuasin dipimpin oleh  AKP Hipni,SH mewakili Kabag Ops AKP Sigit Widodo,SH,MH, Kasat Binmas dan Kapolsek Muara telang IPTU Undarson,SH dengan dibantu 10 ( sepuluh ) orang personil dari Polsek Muara  telang dan masyarakat peduli Karhutla.

Kegiatan tersebut juga di hadiri Camat Muara Telang Bapak Gambeta ,SOs, MSi  dan mayarakat Muara Telang khususnya warga desa Panca Mukti RT.04  RW.01. Sebelum pelaksanaan terlebih dahulu Tim  melakukan survey ketempat lokasi dimana akan dibuat sekat kanal .

Kapolres Banyuasin AKBP Andri Sudarmadi SIK MH saat di konfirmasi kabarakyatsumsel.com terkait dengan pembuatan sekat kanal itu menyebutkan, pembutan sekat kanal tersebut adalah suatu upaya dalam mengantisipasi bila terjadinya kebakaran hutan dan lahan," Sekat kanal bisa di manfaatkan dalam mencegah bila terjadinya kebakaran hutan dan lahan agar kebakaran tidak sampai melebar kemana - mana," ujar Kapolres Andri.


Dalam membangun sekat kanal lanjut Kapolres, ada yang perlu di perhatikan diantaranya, tempat tersebut harus kanal yang airnya mengalir, lebar kanal tersebut tidak kurang dari dua meter. Oleh karena itu, terlebih dahulu tim pembuat sekat kanal melakukan survey terlebih dahulu untuk mencari tempat yang cocok untuk di bangun sekat kanal.
"Setelah lokasi ditemukan lalu tim bersama personil Polsek dan masyarakat peduli karhutla menyiapkan bahan material pendukung dalam pembuatan sekat kanal tersebut," terangnya.
Bahan - bahan yang di perlukan dalam pembuatan sekat kanal terangnya, Karung plastik yang berukuran 50 Kg, Pasir sebanyak 1 truck, Tanah merah sebanyak 1.truck, Terpal plastik ukuran 6×8  sebanyak 2 lembar, Kayu cerucup tidak kurang 150 batang dan Peralatan pendukung seperti gergaji, golok, paku secukupnya dan ban motor bekas.

"Setelah semua material terkumpul dimulailah pengerjaan sekat kanal. Dimulai tim menyekat air kanal dengan menggunakan kayu cerucup yang telah diruncingkan ujungnya lalu setelah terbentuk sekat kemudian sekat kayu tesebut di lapisi terpal plastik yang berguna untuk menghambat air, setelah itu tim secara bergantian memasukkan karung yang berisi pasir ketempat sekat kanal yang dibuat tersusun hingga berada diatas air," tuturnya.
"Selanjutnya diatas tumpukan pasir , ditarok tumpukan karung yang berisi tanah sehingga sekat tersebut terbentuk , 

Kurang lebih 2 jam pelaksanaan pembuatan sekat kanal non permanen selesai dilaksanakan," tandasnya. (Adam Malik)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.