Diduga Mantan Pejabat Banyuasin Belum Kembalikan Mobil Dinas
BANYUASIN, KBRS - Sudah belasan tahun Banyuasin menjadi Kabupaten, belum pernah melakukan pelelangan Mobil Dinas (Mobnas) bahkan puluhan Mobnas tersebut diduga belum dikembalikan oknum yang pernah menjabat di Bumi Sedulang Setudung tersebut.
“Sejak menjadi Kabupaten Banyuasin pemekaran 2002 Pemkab Banyuasin belum pernah melakukan pelelangan Mobnas, jumlah mobnas tersebut mencapai 488 Mobnas,”kata warga yang minta namanya jangan ditulis, Jum'at (11/8).
Lanjutnya, yang berada di full Pemkab Banyuasin hanya ada 40 unit Mobnas, sedangkan ratusan Mobnas lainnya belum diketahui keberadaannya, diduga ratusan Mobnas tersebut berada di mantan pejabat Banyuasin.
Dia mencotohkan, salah satu Mobnas mantan Bupati Banyuasin YAF yang terkena OTT KPK diduga belum dikembalikan, termasuk Mobnas Ketua tim Penggerak PKK Banyuasin yang juga mantan istri YAF juga belum dikembalikan.
Pihak DPKAD Banyuasin ketika dikonfirmasi terkait hal ini tidak mau memberikan keterangan terkait ratusan Mobnas tersebut. Pihak DPKAD menduga ratusan Mobnas tersebut masih dipakai untuk Mobnas pejabat Banyuasin yang baru.
Puluhan Mobnas di full yang berada di belakang rumah dinas Bupati Banyuasin dalam kondisi memprihatinkan, dan hampir seluruh Mobnas dalam kondisi tidak terawat mulai dari kaca hingga ban mobil yang pecah.
Menurut Tomi, bagi seluruh oknum mantan pejabat Banyuasin yang belum mengembalikan Mobnasnnya segeralah kembalikan, karena itu fasilitas negara.
“Diharapkan atas kesadaran pribadi untuk segera mengembalikan Mobnas yang bukan lagi menjadi haknya,”harapnya.
Sementara itu Plt BupatiBanyuasin Ir. SA Supriono mengatakan, 40 Mobnas harus cepat di lelang kalau tim lelang sudah siap. Sedangkan sisa mobil yang hingga kini belum dikembalikan harus segera dikembalikan.
“Untuk 40 Mobnas harus cepat dilelang kalau tim lelang sudah siap. Sisa mobil yang hingga kini belum dikembalikan harus segera dikembalikan,”harapnya. (Adam Malik)

