Akibat Tidak Ada Saluran Air, Pasar Pangkalan Balai Tergenang Banjir
BANYUASIN, KBRS - Hujan deras yang mengguyur Bumi Sedulang Setudung, Rabu (11/10) menyebabkan Pasar Pangkalan Balai tergenang air. Itu terjadi lantaran tidak adanya saluran pembuangan yang representatif.
Untuk itu, Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Banyuasin diminta membuatkan saluran di areal pasar tradisional tersebut. Sebab genangan air sangat mengganggu proses jual beli di pasar tradisional tersebut.
"Ya mas banjir sebab tidak ada saluran air, jadi air hujan ngendap tidak ada tempat untuk mengalir. Kami harap dinas terkait dapat membuatkan saluran air," kata Indosapri, pedagang di Pasar Pangkalan Balai.
Dia menyebut jika tidak cepat ditanghulangi maka pasar tersebut dikhawatirkan becek dan menyulitkan pengunjung untuk berbelanja. Diapun khawatir pasar tersebut bakal seterusnya banjir jika tidak secepatnya dibuat saluran air.
"Intinya kalau tidak ada saluran air pasar ini pasti tergenang air. Dampaknya ya sangat berbahaya selain becek ya dapat menjadi sarang nyamuk demam berdarah," tambah dia.
Sementara itu, Kepala UPTD Pasar Pangkalan Balai Nazirwan SH membenarkan jika Pasar Pangkalan Balai yang dia pimpin tergenang banjir. Diapun berharap agar Dinas Perdagangan Koperasi dan Tata UKM Banyuasin membuatkan saluran air.
"Ini akan kami usulkan ke dinas, mudah-mudahan kalau ada anggarannya bisa dibuatkan saluran air. Karena memang saat ini saluran yang ada banyak buntu dan perlu dibuat saluran baru," pungkas dia. (Adam Malik)

