Diduga Pendataan BLT Tidak Transfaran, Warga Lakukan Protes
BANYUASIN, KabaRakyatsumsel.com -- Karena di duga pendataan BLT oleh Perangkat desa banyak yang tidak sesuai, warga masyarakat Desa Rimba Alai Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, melakukan protes dan mendatangi kantor Kecamatan untuk mempertanyakan prihal tersebut.
"Ya tadi sore saya mendapat informasi kalau warga masyarakat Desa Rimba Alai protes kepada perangkat desa karna pendataaan tidak transparan dan karena ada protes dari masyaraakat, sampai tadi sore rombongan Kecamatan validasi data BLT tersebut," kata salah seorang masayarakat setempat yang tidak mau di sebutkan namanya, Selasa (21/04).
Menurut dia, saat dirinya dikasih kabar, dirinya lagi mudik ke Lahat karena istrinya mau lahiran. " Dindo dapat kabar dari dusun dindo bahwa tadi sore ibuk - ibuk ke Kantor Camat melakukan protes, makanya pihak dari Kecamatan datang ke desa ," ucap dia.
Menurut dia, dari laporan warga masyarakat ke Kecamatan data yang disampaikan ke Kecamatan banyak yang tidak pantas didata oleh perangkat desa dan ada yang tidak pantas mereka dapat. "Makanya rombongan Kecamatan tadi sore validasi data yang disampaikan aparat desa Jum'at kmren," ujar dia.
Dia menyebut bahwa Mereka musyawarah itu, lah ada protes dari warga, jadi pas dibacakan satu persatu hasil data perangkat desa Jum'at kemaren banyak yang dikeluarkan dan ada yang masuk baru. "Kalau dak di ributi oleh ibuk - ibuk di Kantor Camat, maka data meraka itu dak divalidasi lagi," beber dia.
Camat Banyuasin III Dra. Yuni Khairani, M.Si saat di mintai konfirmasi kebenarannya apakah memang ada masyarakat Desa Rimba Alai mendatangi Kantor Kecamatan untuk melakukan protes terkait pendataan BLT yang di duga tidak transfaran, dia menyebut tidak ada dan itu tidak benar.
"Kami tadi jam 5 balek dari kantor, katek kejadian itu. Yang aku tau ado musyawarah desa khusus BLT di Kantor Desa Rimba Alai tadi sore, dihadiri pak Sekcam dan Pj Kades," kata Yuni.
Sementara Pj Kades Rimba Alai Dinanto, saat dimintai konfirmasinya melalui pesan WhatsApp, sampai berita ini di terbitkan belum ada jawaban. (Suharni)

