Jelang Lebaran Pemborong Prabumulih Ngaku "Buntu"
PRABUMULIH, KBRS-Ada ada saja kelakuan pemborong di
Prabumulih. Mendekati lebaran, karena takut didatangi LSM dan Media,
selalu berkata bokek alias buntu. Mereka memasang muka kusut, melangkah
gontai dan tampak tanpa dosa.
Padahal, pihak Pemkot Prabumulih melalui DPPKAD, menyatakan
pihaknya sudah bertahap membayar tagihan termijn pemborong, diseluruh
SKPD terutama di PU Kota Prabumulih.
Kepala DPPKAD melalui Kabid Keuangan Bustomi SE saat
dihubungi via ponsel, (20/6) menyatakan pihaknya sudah membayar tagihan
pemborong hingga tahap III."Pekerjaan yang didanai dari dana DAK, sudah
kita bayar tagihan hingga tahap III. Untuk tagihan terakhir, masih
menunggu ketersediaan anggaran," ujarnya.
Dengan demikian, tak ada lagi kekurangan uang seperti yang
selalu dikeluhkan pemborong. "Kan tinggal sisa 20% lagi tagihan dana
DAK," tambahnya.
Saat ini, pemborong sudah banyak yang meghilang dari peredaran dan mematikan handphonenya.
Inilah Prabumulih.(bmg)
Inilah Prabumulih.(bmg)

