Supriono : Pengusaha Lokal Banyuasin Diharapkan Profesional
BANYUASIN, KBRS - Gabungan Pengusaha Kontruksi Nasiaonal
Indonesia (Gapensi) Kabupaten Banyuasin menggelar Musyawarah Cabang
(Muscab) IV. Acara yang berlangsung di Auditorium Pemkab Banyuasin
dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati selaku Plt. Bupati Banyuasin Ir.
SA Supriono, MM (11/4).
Acara muscab yang kali ini mengangkat tema “Merekatkan BPC
Gapensi Banyuasin sebagai mitra sejajar Pemkab Banyuasin dalam
pembangunan jasa Kontruksi.”
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Umum BPD Gapensi Sumsel
Amiri Aripin, Kajari Banyuasin LA Kamis SH,.MH, sekretaris umum BPD
Gapensi Sumsel Herman Toni, Ketua BPC Gapensi Kab Banyuasin Darul Koteni
SPd san sejumlah Kepala OPD serta para pengusaha dan peserta undangan
muscab IV gapensi.
Ketua BPC Gapensi Banyuasin Darul Konteni SPd, menjelaskan
tujuan muscab ini untuk lebih mempererat silaturahmi dan penampungan
permintaan yang nantinya dapat diteruskan kepada Pemkab Banyuasin.
“Pengusaha lokal agar lebih di perhatikan jangan kalah
dengan pengusaha kontruksi dari luar, jadilah tuan rumah di negeri
sendri” katanya dalam laporan
Selanjutnya dari pemerintah menghibahkan tanah untuk skrtariat gapensi Banyuasin.
Nantinya Bupati Banyuasin dapat menagkap semua hrapan harapan kita semua
Nantinya Bupati Banyuasin dapat menagkap semua hrapan harapan kita semua
Ir SA Supriono MM yang membuka secara resmi Muscab IV
Kabupaten Banyuasin mengingatkan para peserta dalam sambutannya tentang
pentingnya profesionalitas dan keunggulan yang harus dimiliki oleh
anggota Gapensi Kab. Banyuasin.
” ini adalh organisasi para jasa kontraktor yang saya
harapkan mampu menampung semua aspirasi para anggotanya, serta dapat
memberikan pelayanan secara maksimal.” ujar Supriono
Disamping itu, kali ini diharapkan ada sedikit perubahan
sistem tata kelola gapensi yang nantinya akan lebih baik dan bermanfaat
bagi pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam hal membantu pengerjaan sarana
dan prasarana yang dibiayai oleh dana APBD.
Supriono berharap agar para anggota gapensi untuk saling
melakukan kerja sama diantara anggota agar semua permasalahan yang ada
dapat dengan baik dan tidak akan terjadi lagi adanya organisasi
tandingan
.”Silakan mengikuti pengadaan barang dan jasa di ULP.
Jangan jadi pengusaha yang abal abal jadilah jasa konstruksi yang resmi
dan jujur ” harap dia. (Adam Malik)

