Wujudkan Jambi Tuntas 2021
JAMBI - KBRS Gubernur Jambi, H. Zumi Zola Zulkifli, menyampaikan,
infrastruktur dan pelayanan dasar merupakan prioritas Pemerintah
Provinsi (Pemprov) Jambi untuk rencana pembangunan tahun 2018 guna
mewujudkan Jambi TUNTAS 2021. Hal ini disampaikannya pada Pembukaan
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rancangan Kerja
Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jambi Tahun 2018, dengan Tema
“Peningkatan Kualitas Pembangunan Infrastruktur dan Pelayanan Dasar
dalam Rangka Percepatan menuju Jambi TUNTAS 2021,” bertempat di Ratu
Covention Center (RCC), Rabu (05/04/2017) siang.
Gubernur
Zola mengatakan kepada Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi, dalam
pengajuan dana untuk pembangunan infrastuktur harus dengan skala
prioritas dan lebih spesifik karena terbatasnya dana dari Pusat untuk
pembangunan. “Perencanaan pembangunan untuk Tahun 2018 harus bersinergi,
Pemprov Jambi diminta untuk bersinergi dengan Nawacita Presiden Jokowi,
begitu pula dengan Kabupaten/Kota, harus bersinergi juga dengan Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jambi TUNTAS Tahun 2021,”
ujar Gubernur Zola.
“Jalan,
pelabuhan dan bandara udara sangat diperlukan untuk memajukan suatu
daerah, ketika menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPERA)
datang ke Jambi, telah kita sampaikan ada jalan nasional yang harus
diperbaiki dan bapak menteri merespon dengan sangat baik,” ungkap
Gubernur Zola.
Lebih
lanjut, Gubernur Zola menyampaikan, ada rencana besar untuk membangun
Bandara Depati Parbo di Kerinci, yang membutuhkan pembebasan lahan
seluas 30 hektare. “Kita sedang mendorong pembangunan pelabuhan di Muara
Sabak, ada jalan nasional sepanjang 61 KM yang terbentang dari Aur Duri
sampai ke pelabuhan, tahun ini bapak menteri PUPERA telah menyetujui
untuk memberikan dana terkait pembangunan jalan tersebut,” sambung
Gubernur Zola.
Staf
Ahli Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) /Badan Perencanaan
Pembangunan Nasional (Bappenas) Bidang Hubungan Kelembagaan, Dr.Diani
Sadia Wati,SH,LLM mengatakan, pertemuan ini sangat penting untuk
memberikan pikiran dalam upaya mendorong kebijakan-kebijakan pembangunan
dalam Provinsi Jambi dan kebijakan-kebijakan pembangunan nasional.
Diani
menyatakan, perkuatan pelaksanaan kebijakan dengan money follow
programme, dimana pendekatan perencanaan money follow programme
melibatkan Kementerian/Lembaga untuk mendukung prioritas nasional dalam
Musrenbang Nasional.
“Musrenbang
ini bertujuan untuk membahas kerangka ekonomi makro tahun 2018,
pembangunan prioritas nasional tahun 2018, kebijakan penyelarasan RKPD
dan RKP, serta RKP tahun 2018 dalam konteks pembangunan di Provinsi
Jambi,” kata Diani.
Lebih
lanjut, Diani menyampaikan, dalam mendukung pembangunan di Provinsi
Jambi, beberapa proyek prioritas nasional yang akan dilaksanakan yaitu
Pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung, Rekonstruksi Jalan Bangko - Sungai
Penuh - Bts. Provinsi Sumatera Barat, Pengembangan Bandar Udara Depati
Parbo (Kerinci), dan Peningkatan Kapasitas Jalan Merlung - Lb. Kambing -
Sp. Niam untuk mendukung aksesibilitas, serta berbagai rencana
indikatif pembangunan infrastuktur yang diharapkan dapat mengatasi
berbagai permasalahan pembangunan Provinsi Jambi.
“Pelaksanaan
Musrenbang di Provinsi Jambi perlu difokuskan pada pelaksanaan
pertemuan multi sektor dan kewilayahan untuk mendukung upaya sinergi
perencanaan antara pusat dan daerah,” tutup Diani.
Plt.
Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri,
Ir.Diah Indrajati, M.Sc mengatakan, Kementerian/Lembaga bersama
Pemerintah Daerah melakukan harmonisasi dan sinkronisasi untuk
pencapaian target pembangunan Tahun 2018 yang difasilitasi oleh
Kementerian Dalam Negeri dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.
Diah
mengharapkan, Musrenbang Provinsi Jambi bisa mempertajam dan
menyepakati rencana kegiatan yang telah dibahas pada Rapat Koordinasi
Teknis terkait 10 prioritas nasional dan 30 program prioritas, yang
selanjutnya akan dibahas pada Musrenbang Nasional.(tim)..

