News BreakingNews
Live
wb_sunny

Breaking News

HMI Lubuklinggau Gelar Diskusi Online Terkait Pandemi Covid-19 di Sektor Ekonomi

HMI Lubuklinggau Gelar Diskusi Online Terkait Pandemi Covid-19 di Sektor Ekonomi

Lubuklinggau,  KabaRakyatsumsel.com---Himpunan mahasiswa Islam
Cabang Lubuklinggau periode 2019-2020
Ketua umum HMI ( Armansyah) melalui Ketua  bidang partisipasi Pembangunan Daerah (PPD) Tomi Irawan
Mengadakan kegiatan diskusi online dgn tema " Sinergitas peran pemuda dengan pemerintah mengatasi Pandemi COVID-19 di sektor ekonomi masyarakat di bumi Silampari"
Dalam Diskusi online tersebut sebagai narasumber
Bapak H. Syarif Hidayat ( Bupati Musi Rawas Utara)
H.SN Prana putra sohe (Walikota Lubuklinggau)
H. Hendra Gunawan (Bupati Musi Rawas)
Kanda Burmansyahtia Darma (Enterpreneur Silampari)

Dalam penyampaian Bupati Musi Rawas Utara beliau mengatakan bahwasanya Pemda telah bekerja keras dalam penanganan COVID-19 ini di daerah perbatasan perbatasan dan membuat posko di Simpang Nibung,
Dan mengecek Panas badan setiap Ada kendaraan melintas jalan Raya.
Di lanjutkan dengan bupati Musi Rawas atau yang di wakili oleh Kepala Bapeda
Beliau menyampaikan dalam kasus COVID-19 pemkab Musi Rawas telah mengikuti instruksi instruksi dari pemerintah pusat baik itu dri kementerian kesehatan dan kementerian terkait dalam hal COVID-19 ini,
Dalam upaya ini kami berharap agar stekholder2 bisa terlibat dalam proses membunuh mata rantai COVID-19 ini.

Di sektor ekonomi para pengusaha sangat terdampak penurunan omzet yang drastis apalagi tutup untuk beberapa waktu kedepannya,
Kami berharap para pemerintah harus ada solusi yang kongkrit terhadap pelaku-pelaku usaha UKM agar semuanya bisa teratasi Burmansyahtia Darma ( enterpreneur Silampari)

Tomi Irawan selaku kader HMI menginginkan bahwa para pemerintah 3 wilayah ini harus saling bersinergis pelaksanaan memutuskan mata rantai COVID-19 dan membuat suatu kebijakan yang baik bagi masyarakat ya,
Dalam kasus COVID-19 ini pemerintah Musi Rawas, Lubuklinggau, dan Muratara harus cermat menggunakan Dana2 yang tersedia itu bijak,
Contohnya : Tidak hanya memberikan sembako, karna hal tersebut untuk kedepannya Dana pemerintah tidak akan mampu lgi dalam memberikan bahan bahan pokok,
Kami merekomendasikan pemerintah memberikan bibit bibit tanaman seperti Kentang, ubi yang bisa di tanam di sekitar rumah dan sejenisnya yg masa tumbuh y lebih cepat di manfaatkan oleh masyarakat dan tidak ketergantungan dgn beras,
Kenapa Kentang dan ubi di rekomendasikan, di prediksikan PUNCAK Pandemi COVID-19 di bulan Juli 2020 maka dri pada itu dgn di berikan bibit2 masyarakat bisa beralih dgn hal itu, dan tidak tergantung dgn beras.

Mari kita sama-sama berperang melawan COVID-19 dgn semua pihak dan menjaga kondisi perekonomian wilayah Silampari ini agar kita bisa menjaga kestabilan nilai nilai tersebut,
Marhaban ya Ramadhan
( Armansyah)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.